Wabah Pneumonia di China yang Mengkhawatirkan

Published by admin on

Berkembangnya wabah pneumonia di China memang membuat banyak pihak merasa khawatir. Terutama bagi orang-orang yang memang memiliki kepentingan untuk datang ke negara tersebut.

Beberapa negara lain juga mulai waspada karena khawatir kondisi akan menjadi pandemi berikutnya setelah covid-19. Meskipun memang penyebab wabah ini sebenarnya bukanlah virus baru seperti covid.

wabah pneumonia di China

Amankah China untuk Dikunjungi?

Wang Wenbin selalu juru bicara Kementerian Luar Negeri menanggapi kekhawatiran tentang wabah pneumonia di China. Wang Wenbin menyatakan bahwa negara China masih tetap aman untuk dikunjungi.

Masih aman jika ingin melakukan perjalanan wisata, studi, ataupun berbisnis di sana. Meskipun memang dalam beberapa minggu belakangan terjadi peningkatan kasus pneumonia terutama pada anak-anak.

Berdasarkan informasi dari Komisi Kesehatan Nasional China, adanya peningkatan kasus pada penyakit paru-paru ini karena kondisi musim dingin pertama. Apalagi kali ini tanpa adanya pembatasan setelah pandemi covid-19.

Penyebab dari wabah pneumonia di China ini adalah bakteri mycoplasma pneumonia, infeksi respiratori, dan virus influenza. Sehingga belum menemukan adanya latihan baru dalam kasus perkembangan penyakit tersebut.

Pada dasarnya sudah ada vaksinasi untuk penyakit ini karena memang bukan merupakan wabah yang baru ditemukan. Sehingga lebih mudah untuk menanganinya karena sudah ada prosedur khusus untuk melakukan pengobatan pneumonia.

Komisi Kesehatan Taiwan menyarankan untuk kelompok rentan sebaiknya menghindari datang ke China. Namun jika perlu maka sebaiknya melakukan vaksinasi flu dan covid-19 sebagai langkah pencegahan.

Kondisi Wabah Pneumonia di China

Di beberapa fasilitas umum memang sudah banyak yang mulai menggunakan masker. Sementara di beberapa rumah sakit besar, tidak terlihat adanya antrian panjang di bagian paru maupun poi anak.

Memang ada peningkatan jumlah kasus bahkan bukan hanya di China, tetapi juga sudah mulai terjadi di Eropa. Sehingga perlu waspada, meskipun tidak perlu berlebihan karena kondisinya tidak separah covid-19.

Setiap anak yang mengalami pneumonia akan mendapatkan perawatan dan obat-obatan mumpuni. Salah satu pasien mengaku bahwa mengalami demam tanpa batuk dan mengetahui mengalami pneumonia setelah pemeriksaan.

Meskipun begitu, tidak ada masalah besar pada bagian paru-parunya. Setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit selama beberapa hari, sudah mulai sehat meskipun masih merasa mudah lelah.

Adanya kondisi wabah pneumonia di China ini maka WHO menyarankan warga China melakukan tindakan preventif agar tidak semakin buruk. Melakukan vaksinasi dan menjaga jarak dengan pasien adalah pilihan terbaik.

Selain itu, dianjurkan untuk selalu mencuci tangan dan memastikan ventilasi di rumah sudah dalam kondisi baik. Sehingga nantinya dapat membantu untuk mengurangi risiko terjadi masalah pernapasan karena infeksi bakteri dan virus ini. Penanganan yang tepat tentu jadi cara penting untuk mengatasi wabah seperti ini. Sehingga nantinya wabah pneumonia di China tersebut tidak menimbulkan masalah lebih besar bahkan menyebar lebih luas.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *