Visa Bagi pemukim Yahudi dari Amerika

Published by admin on

Amerika melakukan sejumlah aturan baru berupa larangan visa bagi pemukim Yahudi yang masih melakukan tindakan kekerasan terutama terhadap warga Palestina. Pihak pemerintah telah memberi tahu Israel mengenai hal tersebut 

Penyampaian tersebut dilakukan pada saat Menteri Luar Negeri AS mengadakan pertemuan langsung dengan Benjamin Netanyahu. Kondisi itu diambil karena tidak ada ketegasan mengenai tindakan kekerasan tersebut.

Visa bagi pemukim Yahudi

Akibat Larangan Visa Bagi Pemukim Yahudi

Tindakan AS ini merupakan buntut dari upaya adanya perdamaian yang sedang diupayakan. Terlebih sejak peperangan terjadi, banyak warga mulai pindah ke kawasan tepi barat yang jumlahnya tidak disebutkan.

Kondisi tersebut memicu munculnya tindakan kekerasan oleh para pemukim Yahudi dan membuat semua masyarakat resah. Bahkan keadaan ini menjadi yang paling parah selama 15 tahun terakhir, kondisi yang memprihatinkan.

Beberapa kabar mengungkapkan kekerasan ini dilakukan oleh sejumlah oknum. Mereka melakukan balas dendam karena Hamas telah melakukan penyusupan dan menyerang Israel.

Larangan visa bagi pemukim Yahudi ini merupakan bentuk kekecewaan AS terhadap Israel. Sejatinya mereka sudah mencoba menyampaikan keluhan dan meminta menghentikan aksi tersebut, tetapi tidak ada tindakan sama sekali.

AS takut bila tindakan itu membuat kondisi di tepi barat semakin kacau dan ricuh. Upaya perdamaian keduanya menjadi sulit untuk dicapai, bahkan Joe Biden sendiri sampai mengecam tindakan itu. 

Presiden Amerika itu juga menuliskan kalau pelaku kekerasan harus mendapatkan hukuman dan diadili. Karena kekerasan terhadap warga Palestina merupakan sebuah kesalahan besar maka itu harus dihentikan segera.

Larangan Tersebut Bisa Berlaku Panjang

Larangan visa bagi pemukim Yahudi ini akan berlaku selama beberapa pekan ke depan. Pada dasarnya AS sudah mengupayakan adanya perdamaian di kawasan Tepi Barat dengan berbagai cara.

Termasuk dengan penghentian kekerasan, hanya saja Israel seakan tidak mempedulikannya dan merasa apa yang dilakukannya sudah benar. Maka dari itu perlu adanya tindakan tegas agar peperangan bisa berhenti.

Menurut data dari PBB serangan yang dilakukan oleh pemukim Yahudi ini semakin hari, terus bertambah. Bahkan tercatat dua kali lipat meningkat sejak 7 oktober lalu, ketika Hamas memutuskan untuk melawan

Serangan tersebut membuat warga sipil terbunuh. Kondisi itu justru memicu Hamas untuk terus melakukan serangan tanpa henti, di mana sampai saat ini banyak warga jadi korban.

Sampai saat ini saja menewaskan 1200 warga Israel dan Palestina, belum lagi dampak akibat serangan udara. Ada lebih dari 15 ribu orang terdampak, sebuah kondisi yang cukup ironi memang.

Dengan tindakan Amerika ini, harapannya warga Palestina bisa terlindungi terutama anak dan wanita. Selain itu menekan Hamas agar tidak melakukan serangan lanjutan, sehingga tercipta lagi gencatan senjata.

Amerika sudah mengupayakan berbagai hal untuk perdamaian. Termasuk larangan mengenai visa bagi pemukim Yahudi yang masih juga melakukan tindakan kekerasan, apabila Israel masih tetap diam aturan itu akan berlangsung lama.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *